Header Ads

KAPOLRES JEMBER SIDAK BANDARA NOTOHADINEGORO TERKAIT ISU KENAIKAN HARGA TIKET






SRJ NEWS -Dalam rangka menjelang akhir Ramadhan dan hari raya Fitri 1439 H, biasanya seluruh kebutuhan masyarakat meningkat tajam. Bahkan harganya bisa mencapai dua kali lipat dari harga yang biasanya di pasaran. Hal ini selalu terjadi pada setiap tahun dan hal itu hanya menguntungkan para sepikulan.

Tanpa terkecuali dengan harga tiket pesawat, baik dari Jember menuju Surabaya. Atau sebaliknya, dari Surabaya menuju Jember yang akhir- akhir ini beredar isu naik tajam, ternyata tak terbukti. Bahkan isu tersebut ditindak lanjuti oleh Kapolres dengan melakukan sidak Bandara Notohadinegoro yang berlokasi di desa Wirowongso, Kecamatan Ajung Jember Jatim. Minggu 10/6/18. Hal ini dilakukan Kapolres untuk mengantisipasi keresahan pemudik, bahkan Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo. SH. S.I.K MH., juga melakukan sosialisasi tersebut pada para penumpang.

Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo pada sejumlah media mengatakan, bahwa pihaknya bersama Kepala Bandara Notohadinegoro melakukan sidak pada para penumpang pesawat, isu yang berkembang harga tiket pesawat sangat mahal. Ternyata tidak terbukti sama sekali, bahkan Kapolres sempat menemui berapa penumpang di lokasi.

“Isu tiket pesawat mahal ternyata tak benar sama sekali, harga tiket masih dalam ambang batas kewajaran. Harga tetap seperti hati”hari biasa sesuai aturan kementrian perhubungan. Selain itu, kami harap para penumpang tidak perlu cemas dengan isu kenaikan harga tiket hingga arus mudik dan arus balik,” terang Kapolres.

Ditambahkannya, jadi terkait dengan isu kenaikan harga tiket pesawat dari Jember menuju Surabaya dan sebaliknya tidak ada masalah sama sekali. “Namun hal tersebut kalau tidak segera ditanggapi akan menimbulkan keresahan khususnya pada penumpang pesawat tersebut,” ungkap Kapolres.
Sementara, Manager Garuda cabang Jember, Heru Joko Satria mengatakan, memang harga tiket pesawat sebelum lebaran ada kenaikan kisaran 20-30 persen. Akan tetapi, semua itu masih dalam ambang batas kewajaran, bahkan hal tersebut sesuai aturan kementrian perhubungan tersebut.
“Memang untuk tiket pesawat pada hari H+7 sudah banyak yang dipesan, dan memang harga tiket di Jember tidak signifikan, tidak sama dengan daerah lain. Tapi kami jamin hingga 25 Juni tidak ada kenaikan harga, bahkan untuk tiketnya semua sudah habis terjual,” terang Heru.

Pantauan awak media radar-x.net saat dilapangan, Kapolres bersama Kepala UPT Bandara Notohadinegoro, manager Garuda cabang Jember, dan perwakilan dari Wing’s Air, menggelar Press Conference bersama dalam menyikapi isu harga tiket pesawat yang mahal. Bahkan Kapolres juga sempat belusukan menemui para penumpang untuk mensosialisasikan hal tersebut. (tim*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.